Bekal untuk Buddy

  • Whatsapp
banner 468x60

Katanya sahabat itu  gak semuanya harus sama, cukup sama-sama saling mengerti, percaya, dan menghargai.

(Kata seseorang)

Read More

Bisa jadi kita semua paham arti sahabat dan merasakan hadirnya sahabat dalam kehidupan kita. Ada yang memulai persahabatan sedari usia kanak-kanak, ada yang baru menemukannya ketika beranjak dewasa, atau ada yang bertemu dengan sahabatnya di saat ia dalam keadaan terpuruk.

Terkadang persahabatan bisa muncul tiba-tiba dan tak jarang putus karena alasan yang sepele bahkan tanpa alasan sama sekali. Alangkah lebih baik jika persahabatan bisa selalu sehangat matahari tapi suatu waktu ia seperti matahari yang akan terbenam bersama dengan semua persoalan lalu esok hari hadir dengan semangat, kehangatan, dan harapan baru.

Perjalanan persahabatan pun seperti langkah kaki yang tercetak di atas pasir, ketika ombak datang menghapus jejak yang ada. Jika ada di dalam kondisi rapuh, komitmen untuk tetap menjaga persahabatan, menjaga semua memori yang tercipta dengan manis sesederhana apapun momen kebersamaan itu.

Duh mellow banget deh si emak malem ini, ada apaan sih emangnya?

hihihi.. Iya nih gegera tantangan di tahap akhir ulat-ulat kelas bunda cekatan institut ibu profesional lagi memasuki tantangan yang warbiyasak banget. Kami diminta saling mencari buddy untuk teman perjalanan selama kami bertualang di hutan kupu-kupu ini.

BUDDY? hiyyaaa gak ada tuh KBBI atas diksi tersebut.

Well, si BUDDY ini memang masuk kategori bahasa slang sehingga terkesan sangat informal, lazimnya digunakan dalam percakapan informal, digunakan sebagai rujukan atas frasa “teman akrab”.

Lalu apa hubungannya sih kita dapet BUDDY di petualangan kami? Berdasarkan instruksi para admin, sang Buddy ini yang akan memberi tambahan suplemen sebagai pelengkap untuk tahapan selanjutnya.

Di pekan ini, saya mengincar seorang Buddy yang mengajak saya berkenalan saat pekan sebelumnya. Selain pada saat tahap perkenalan, materi yang dicari oleh beliau adalah materi yang masih asing sehingga saya tertantang untuk mempelajari ilmu tersebut. Akhirnya dengan kebulatan tekad, saya meminang Mbak Dwi dari Regu 5 regional Bekasi.

Gayung bersambut, pinangan saya diterima oleh beliau.

Dan berikut ini adalah potluck yang saya berikan pada mbak uwi, sebuah intisari yang saya dapatkan pasca menonton materi serupa dari channel fb hexagon city :

Self Awarannes dan Mindfulnes

 

Manokwari, 4 April 2021

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *