Memberi Hadiah Menumbuhkan Suka Cita dan Kasih Sayang

  • Whatsapp
banner 468x60

“Hendaklah kamu saling memberi hadiah, karena itu dapat mewariskan rasa cinta dan menghilangkan kotoran hati.”

Riwayat al-Tabarani

Read More

Sepertinya ungkapan di atas tepat menggambarkan aktivitas kami para petualang Hutan Kupu-kupu di kelas Bunda Cekatan Ibu Profesional.

Pekan demi pekan kami lalui dengan menghadirkan tantangan yang selalu berbeda di setiap tahapnya. Di pekan ini adalah kelanjutan dari tantangan di pekan sebelumnya, yaitu berkirim potluck terbaik pada kawan yang telah diajak berkenalan.

Baca :

Perkenalan di pekan kemarin

Dari cerita pekan kemarin, lima orang kawan yang saya dapat datang dari berbagai keluarga, yaitu keluarga parenting, investasi, literasi, dan manajemen waktu.

Saya memutuskan mengirimkan hadiah kepada kawan saya dari keluarga Manajemen Waktu, Parenting, dan Investasi.

Pada kedua teman saya dari keluarga Manajemen Waktu, saya kirimkan agenda kulzoom terdekat yang berkaitan dengan ilmu manajemen waktu, Qadarullah majelis ilmu ini dihadiri oleh Ibu Founder selaku narasumber.

Lalu pada teman saya dari keluarga Investasi, saya kirimkan tulisan singkat saya mengenai beberapa review fund landing yang selama ini saya ikuti dan memasukkan investasi ke dalamnya.

Baca :

Investasi dan Rebahan adalah Jalan Ninjaku

 

Saya agak kebingungan mengirimkan potluck apa untuk kawan saya di keluarga parenting, karena saya yakin makanan untuknya sudah cukup beragam. Akhirnya saya putuskan untuk mengirimkan suplemen berupa ringkasan materi yang saya dapat dari guru tamu di keluarga komunikasi saya.

Baca :

Teknik Komunikasi Massa

Dari penugasan hari ini saya belajar bahwa hidup bukan perkara urusan berlari sendiri, melainkan juga menyangkut urusan berbagi. Bukan urusan seberapa cepat kamu meraih mimpi, namun lebih pada seberapa banyak manfaat yang bisa kamu beri ke orang lain, baik dalam perjalanan meraih mimpi atau saat kamu telah sampai di mimpi tersebut.

Harafiahnya berbagi itu mengurangi jumlah apa yang kita miliki seiring dengan berkurangnya sumber daya kita, namun saat dimaknai lebih luas, berbagi dapat diartikan memberi dan menerima sesuatu baik dari manusia, alam, hewan, ataupun langsung dari Tuhan.

Kodratnya sebagai makhluk sosial, menjadi sebuah keharusan untuk senantiasa berbagi, saat kita berbagi akan memperkuat hubungan baik kita dengan sesama, menumbuhkan rasa sukacita serta menumbuhkan rasa kasih sayang di antara manusia.

Tugas yang cukup menantang untuk dilaksanakan, walaupun akhirnya, rasanya membahagiakan manakala kita bisa memberikan suguhan terbaik untuk kawan kita, buah karya kita sendiri.

 

Manokwari, 22 Maret 2021.

 

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *